harga tiket kecak

TARI KECAK ULUWATU BALI

Bali memiliki berjuta kenangan, Bali memiliki beragam seni dan budaya yang di expresikan di dalam sebuah kesenian tari seperti TARI KECAK ULUWATU BALI yang di selenggarakan setiap hari di Pura Luhur Uluwatu. Itu artinya Tari Kecak sangatlah populer di mata para wisatawan, itu dibuktikan dengan perjuangan membeli tiket tari kecak hingga berdesak – desakkan dan yang terlambat pastinya akan kehabisan tiket alias sold out dan tamu pun akan kecewa.

TARI KECAK ULUWATU BALI

 TARI KECAK ULUWATU BALI

LOKASI, HARGA TIKET & JAM MULAI PERTUNJUKKAN

Berlokasi di Jalan Raya Uluwatu, Kawasan parkir Pura Uluwatu Desa Pecatu, Pecatu, Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80361. Untuk loket pembelian tiket tari kecak di buka pada pukul 17.00 Wita dan pada pukul 18.00 Wita, para wisatawan di harapkan segera menuju tempat pertunjukkan untuk memilih tempat duduk yang telah di sediakan.

Tiket masuk Pura Uluwatu : Rp.   20.000 & Parkir Mobil : Rp. 2000

Harga tiket Kecak

Dewasa    : Rp. 100.000 (10 tahun ke atas)
Anak           : Rp.   50.000  (2 – 9 tahun)

Untuk pemesanan tiket kecak uluwatu Bali bisa anda peroleh dengan mudah dari kami dan tidak usah datang berdesak – desakkan tuk berebut tiket tari kecak…caranya mudah saja dengan menelpon hanphone kantor kami di 081319999878 ( WA )

KAPASITAS TEMPAT DUDUK

Kapasitas dari tempat duduk penonton pertunjukkan tari kecak ini adalah ±1400 orang, saya sarankan kepada anda untuk lebih awal datang di acara tersebut agar mendapatkan tempat duduk yang nyaman. Posisi tempat duduk yang di tengah – tengah adalah yang terbaik, karena jika anda mendapatkan tempat duduk yang paling bawah bisa berbahaya karena di salah satu bagian atraksi kecak tersebut menampilkan pertunjukkan bola api yang spektakuler.

SEJARAH TERBENTUKNYA TARI KECAK ULUWATU

Tari Kecak Uluwatu terbentuk dari para seniman masyarakat di Desa Pecatu, suatu desa yang strategis dan menjadi daya tarik magnetik wisatawan dari seluruh pelosok negeri di karenakan keindahan alam yang di miliki dan prasarana seperti jalan, hotel beserta fasilitas yang lengkap. Obyek wisata yang sangat terkenal di desa ini adalah Pura Luhur Uluwatu. Banyak para penanam modal berdatangan untuk membangun usaha di sana seperti hotel maupun wedding venue yang indah.

Stage yang di bangun dengan kapasitas ± 1400 penonton yang menampilkan panggung yang berbentuk lingkaran terbuka  yang tepat di sebelah pura luhur uluwatu Bali yang sangat mengesankan. Tempat pertunjukkan tari kecak tersebut tergolong sangat sakral bagi umat hindu se-Bali karena di mana tempat tersebut banyak di huni oleh monyet – monyet yang cukup nakal, hindari membawa kacamata, topi, dan peralatan yang bisa di ambil oleh para kumpulan monyet tersebut.

Pemandangan di stage Tari Kecak sangatlah spektakuler, karena berada di atas ketinggian tebing yang berkisar ±130 meter yang menjolok ke tengah laut, Disitulah letak ke istimewaan tempat tersebut di mana pura Luhur Uluwatu di bangun pada abad ke XI.

Cerita singkat kisah Rama & Sitha

TARI KECAK ULUWATU BALI

 Cerita ini ikutip dari www.uluwatukecakdance.com

Diangkat dari cerita Ramayana yang menceritakan tentang kesetiaan sepasang suami istri yang bernama Rama dan Sita

Singkat cerita, Dewi Sita berhasil di culik oleh raksasa kejam yang bernama raja Rahwana dan di ketahui oleh seekor burung Garuda yang bernama Jatayu. Jatayu merupakan sahabat dari Rama Dewa. Pada  saat kejadian penculikan Dewi Sita, Jatayu berusaha untuk menghentikan Rahwana, akan tetapi Jatayu bisa dengan mudah di kalahkan oleh Rahwana karena ke saktiannya dan Jatayu bergegas mencari Sang Rama Dewa untuk menceritakan semua kejadian penculikan tersebut.

Untuk mendapatkan istrinya kembali, Sang Rama pun mencari  permaisurinya Dewi Sita ke kerajaan Alenka ,di temani adiknya yang bernama Laksamana. Di dalam perjalanan tersebut, tentunya penuh dengan halangan dan rintangan yang sengaja di buat oleh raja raksasa Rahwana beserta senopati dan prajuritnya. Tetapi tidak mengurungkan niat sang Rama Dewa untuk lebih cepat sampai di tujuan dan anehnya pada waktu perjalanan menuju istana alenka tersebut, sang Rama  Dewa bertemu dengan bertemu dengan seorang kera Putih yang sakti mandraguna.

TARI KECAK ULUWATU BALI

Karena pernah merasa berhutang budi kepada sang Rama Dewa, Panglima perang pasukan kera yang merupakan keponakan dari seorang raja kera bernama Sugriwa itu bersedia untuk membantu Sang Rama Dewa untuk merebut kembali permaisurinya. Karena kesaktiannya kera putih Hanoman dapat menyusup kedalam istana Raja Rahwana dan kemudian menemui Dewi Sita. Bagimana kemudian dengan kesaktiannya, Kera Putih Hanoman kemudian membakar istana Raja Rahwana yang didalam pementasan kecak diilustrasikan dengan fire dance. Dimana Hanoman kemudian ditangkap dan dibakar oleh para prajurit Rahwana yang semuanya adalah para raksasa. Perjuangan Hanoman dalam membantu Rama Dewa untuk mendapatkan permaisurinya kembali,

Dibagian ini juga menjadi sebuah cerita dan tarian yang sangat unik dan menarik untuk anda nikmati, kurang lebih 70 orang laki-laki yang membentuk lingkaran ditengah-tengah stage dimana para penari akan membawakan cerita Ramayana tersebut. Dengan  ornamen kain kotak-kotak hitam-putih yang menjadi ciri khas penari kecak membuat kesan sakral pada cerita yang dibawakan dan dapat membius ribuan penonton yang selalu memadati tempat ini. Pemakian hiasan dan ornament lain dalam pakian penari pada setiap karakternya juga akan menjadi hal yang sangat menarik untuk diamati atau sekedar di photo oleh para wisatawan.

TARI KECAK ULUWATU BALI

Bukan itu saja, ketika pementasan baru berjalan kurang lebih 20 menit adalah saat dimana matahari akan kembali keperaduannya dibelakang Samudra Hindia yang membentang luas di depan stage kecak uluwatu, pemandangan lembayung senja kemerahan dan sunset yang begitu sangat romantic dapat anda nikmati tanpa harus bergeser atau beranjak dari tempat anda menonton.
Cerita kemudian ditutup dengan kalahnya Raja Rahwana yang dapat dikalahkan dengan panah sakti yang dimiliki oleh Sang Rama Dewa, dan pada akhirnya Raja Rama Dewa dapat kembali bersatu bersama permaisurinya Dewi Sita.

Kami mengucapkan selamat berlibur di pulau dewata bali dan Have Fun ya Guysss !!!!